Aku sedang Merenung…!!!

Ketika tubuh dalam sehat
Ketika badan dalam kuat
Ketika penghasilan juga meningkat
Saat itu pula tingkah bergeliat

Ketika diri ini merasa perkasa
Saat itu pula diri menjadi besar kepala
Ketika jiwa ini merasa sangat perkasa
Saat itu juga lupa bahwa ada yang lebih perkasa

Ketika keperkasaan tubuh ini diambil sama yang Empunya
Saat itu pula jiwa yang perkasa terasa terluka
Ketika sehat dan kuat dalam badan enyah entah kemana
Saat itu pula raga ini tiada berdaya apalagi upaya…
Saat itu pula menjadi bukan siapa-siapa…
Saat itu juga menjadi bukan apa-apa…
Nikmat mana lagi yang kamu dustakan?
Mungkinkah syukur sudah berubah menjadi kufur?
Na’udzubika min dzalik…
Ya Allah berilah petunjukMu,
Janganlah Engkau tinggalkan aku
Jangan Engkau pergi dariku
Ampuni aku…atas kelalaianku
Ampuni aku…

Add comment Januari 28, 2010

DO IT…! Sebagai renungan

Beberapa waktu yang lalu aku menulis dengan judul yang sama dalam weblog ini, yaitu D.U.I.T (DO’A, UPAYA/USAHA, IKHTIYAR, dan TAWAKAL), kini aku mencoba mencari sesuatu yang positip dari kata DO IT (Do’a/dzikir…Olaharaga/obat…Introspeksi/Iman/Ikhtiyar/Ihlas…Taubat/Tawakal/Tertib) !…(artinya… lakukan, kerjakan, laksanakan dan jalankan). Hal ini ada kaitannya dengan tulisan yang lalu, mengenai sesuatu yang mesti dilakukan selama menjalani kehidupan ini.
Ketika dalam lubuk hati yang paling dalam menginginkan ada sesuatu perubahan dari keburukan menuju kebaikan, dari maksiat menuju tobat… dari malas menuju giat,… dari gelap menuju terang… dari jahiliyah menuju iman… hal itu tidaklah mudah bagi manusia dan bukan tidak mungkin, tetapi bagi Allah Swt semua itu menjadi mudah dan mungkin, yang mesti diingat adalah karena begitu sulitnya mengubah kebiasaan…, begitu sulitnya mengubah sikap… begitu sukarnya merubah sifat…begitu repotnya merubah akhlak…! Seperti kebiasaan bicara buruk, mengumpat, mencaci, mencela dan mengomel…, sikap cuek…acuh…, sifat jahat, dengki, iri…, akhlak… korupsi…, mencuri…maksiyat… dll, maka lakukan segera, dengan penuh keyakinan dan bersungguh-sungguh, just Do It with your heart… Don’t Worry doing something wrong !… change your life before late, sebelum terlambat, jangan menunggu saat merenggang nyawa, sulit…kelu…sukar…tidak mungkin…,tapi jangan lupa semua itu urusan Allah Swt. Karena hidayah, anugrah, karunia, rahmat, berkah, nikmat dan pertolongan juga urusan Allah Swt.
Untuk itu, aku mencoba untuk mengekspresikan pikiran pada saat merenung sore hari, minum kopi sambil mendengarkan lagu Rhythm Logic berjudul Sweet Talk diantaranya:

Do’a/Dzikir. Kita sepakat bahwa kekuatan do’a dan dzikir tidak ada tandingannya. Kita dalam mulai melakukan segala sesuatu diawali denga do’a dan dzikir (sesuai dengan agama dan keyakinan), lebih-lebih pada saat tertimpa musibah dan persoalan hidup yang kadang menimpa sepanjang hidup seperti kemelaratan atau kemiskinan dan kefakiran, menderita suatu penyakit yang harus disandang sepanjang hidup, atau kepepet dalam keterpaksaan. Berdo’a dan berdzikir saja tidak berusaha ya kurang baik.

Obat/Olahraga. Obat adalah bentuk upaya dalam penyembuhan berbagai penyakit, setiap makhluk yang hidup mesti sakit maka berbagai bentuk pengobatan wajib dilakukan guna memperoleh kesembuhan.
Sedangkan olahraga merupakan usaha untuk tetap sehat dan mencegah berbagai serangan penyakit, guna memperoleh hasil yang baik lakukanlah olahraga dengan rutin, badan dan jiwa akan terasa segar setiap saat. Berobat saja tanpa berdo’a ya nggak sambung, apabila dilakukan bersama-sama itulah namanya ikhtyar, Insyaallah mendapat kesembuhan atas ridho dan ijin Allah.

Introspeksi :adalah penyadaran diri akan kekurangan dan kelemahan serta kelebihan yang kita miliki, kesalahan dan kekhilafan yang pernah kita lakukan baik terhadap orang tua, saudara, sahabat/teman, dan tetangga maka segera meminta maaf (untuk mengingatkan diri sendiri:aku) maupun terhadap Tuhan dalam hal ini segera mohon ampun.
Iman : adalah suatu keyakinan yang dimiliki, untuk memperkuat dan selalu diasah guna untuk meningkatkan kualitas keimanan terhadap agama yang diyakini.
Ikhtiyar : merupakan bentuk implementasi dari do’a/dzikir dan obat/olahraga, sebagai tindakan rasa tidak putus asa terhadap keburukan yang menimpa dan tetap berusaha untuk mencari jalan keluar.
Ikhlas : ketulusan dalam melakukan dan bertindak pada jalur yang benar, menerima segala cobaan dan ujian dengan penuh kesabaran, karena Allah Swt selalu bersama orang yang sabar.
Tawakal : tabah dan sabar menerima cobaan dan ujian keimanan seperti ketakutan, kelaparan, kesempitan rezeki, bencana, dan musibah. Karena Allah SWT selalu bersama orang yang sabar.

Wong namanya aja renungan, bisa benar bisa salah, apabila benar karena kebenaran mutlak milik Allah, dan apabila salah ana aja yang nglantur, ya mohon dimaafkan.

Add comment Juli 27, 2009

Fenomena… Kunjungan Pejabat Tinggi Negara

Seorang pejabat tinggi Negara yang berkunjung ke suatu daerah merupakan suatu kehormatan bagi daerah tersebut. Sebagai tuan rumah yang baik akan merasa gugup bagimana caranya untuk menyambut tamu agung agar tamu tersebut merasa senang, gupuh apa yang harus dilakukan guna manyambut tamu terhormat agar keduanya merasa tersanjung, dan suguh apa yang harus disajikan untuk menghormati tamu istimewa agar wibawa tamu dan tuan rumah tetap terjaga. Bila perlu kunjungan tamu pejabat tinggi negara membawa kesejahteraan bagi masyarakat semua lapisan. Mungkinkah?
Sebagai prosedur tetap setiap kunjungan pejabat tinggi negara, selalu ada yang disterilkan sekitar wilayah kunjungan, steril dari semua kegiatan masyarakat sekitar termasuk jalan aja masrakat harus diatur, yang biasanya lurus mereka harus memutar, yang biasanya dilewati pedagang sayur kali ini distop, begitu juga kegiatan gelandangan dan pengemis, serta pedagang kaki lima dilaran beroperasi.
Akan tetapi, biasanya panitia memberikan kesempatan kepada pengusaha baik besar maupun kecil untuk mendisplay semua produknya, semacam promosi gratis, githu…! Dengan harapan display produk dapat respon dari tamu negara tersebut untuk dicicipi, hal ini akan mendongkrak penjualan dan dikenal serta menjadi lebih terkenal.
Apa yang terjadi? Ketika kunjungan tamu agung berlangsung, tempik sorak selama dialog atau monolog sang tamu terhormat, antara tuan rumah dan tamu merasa sangat bahagia dan mungkin terjadi transaksi perdagangan yang bernilai jutaan bahkan milyaran, atau bantuan dan janji yang disampaikan oleh tamu sangat mempesona sehingga membuat tercengang para pendengar dan hadirin.
Sebaliknya dibelahan masyarakat yang lain terjadi kontra produksi, tidak terjadi transaksi perdagangan, berapa pedagang yang kehilangan pendapatan dan keuntungan, berapa gelandangan dan pengemis serta pemulung yang kehilangan kesempatan untuk mengais rezeki dari wilayah kunjungan tamu, memang ada sebagian masyarakat merasa biasa-biasa saja dengan kehadiran tamu istimewa tersebut, ada yang terpaksa libur bekerja karena rumahnya dekat dengan podium atau tempat kunjungan, termasuk yang menjadi panitia penyambutan, ada yang merasa dirugikan dengan kehadiran tamu terhormat tersebut, misal tukang ojek biasanya mereka mangkal ditempat tamu berkunjung terpaksa merelakan tempatnya untuk terop atau tenda tempat duduk para tamu, tukang sayur yang biasa lewat distop tidak boleh lewat dan harus memutar, serta bagi ibu-ibu yang akan ke pasar harus merelakan kakinya melangkah agak jauh guna memperoleh tumpangan ke pasar.
Begitulah yang terjadi selama ada kunjungan tamu pejabat tinggi negara, mulai zaman orde lama sampai orde baru paling ketat, hingga zaman reformasi yang agak longgar tidak ada bedanya. Begitu pula fenomena yang ditimbulkan ulah para aparat yang berlaku diluar protap, sering membuat bingung semua pihak. Apakah setiap kunjungan tamu negara masih akan seperti itu selamanya? Mudah-mudahan dimasa yang akan datang terjadi perubahan. Insyaallah.

Add comment Juni 16, 2009

DO’AKU KETIKA TEMARAM…!

YA ALLAH,YA FATAH, YA ROZAQ
BAHWASANYA KAMI MEMOHON KEPADAMU ILMU YANG BERMANFAAT,
AMAL YANG DITERIMA DAN RIZKI YG HALAL LAGI BAIK.
YA ALLAH, YA ALIIM, YA HADI
JADIKANLAH KAMI TERMASUK ORANG YANG AHLI ILMU, AHLI KEBAIKAN, AHLI KEBENARAN, AHLI BERAMAL, AHLI KETAATAN DAN AHLI IHLAS
YA ALLAH YA MUHAIMIN
KAMI BERLINDUNG KEPADA MU DARI ILMU YANG TIDAK BERMANFAAT, DARI HATI YANG TIDAK KHUSUK DAN DARI DO’A YANG TIDAK DIPERKENANKAN.

1 comment Februari 9, 2009

KADANG AKU…. PERLU ADANYA… LEMBAGA KENIKMATAN….!

Kadang aku berpikir…! Mengapa Prostitusi di Indonesia masih tetap marak, dan hampir semua jenis agama yang ada di Negara ini melarang adanya perbuatan zinah, namun sepertinya penganutnya yang bernama manusia ini ada yang tidak patuh atau taat terhadap perintah agama yang di anut, mulai dari yang hidungnya normal sampai yang hidungnya belang.
Kadang aku merenung…! Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi, dan Kabupaten /Kota sendiri telah terang-terangan melarang adanya prostitusi, termasuk membuat Undang-undang Pornogrphi, mungkin kita sering nonton televisi dan membaca Koran, serta membaca buku-buku yang beredar di pasaran yang berkaitan dengan prostitusi, baik lokal maupun nasional yang melansir berita tentang prostitusi, baik yang terselubung maupun yang terang-ternagan, kelas rendah maupun kelas tinggi dengan tarip mulai 10.000 rupiah hingga jutaan rupiah, termasuk yang eceran sampai yang partai, juga yang ilegal hingga yang legal (yang tidak termasuk obyek penertiban oleh Satpol PP), dengan suguhan wanita-wanita local maupun asing. Namun gilanya pengunjungnya mulai dari yang ecek-ecek samapi yang berkocek tebal, mulai yang atheis sampai yang agamis…? Kayaknya Indonesia ini menjadi pasar esek-esek yang paling menjanjikan sehingga banyak warga lokal maupun warga asing yang terjun dalam Lembaga Kenikmatan baik sebagai pemilik/pengelola maupun PSK dan sebagai penikmat…
Kandang aku setuju…! yang menurutku…! Undang-Undang Pornographi perlu diubah isinya sehingga mengakomudir semua kepentingan (Negara seisinya): misalnya Prostitusi di legalkan sebagai Lembaga Kenikmatan dengan ijin lokasi di tempatkan di pinggiran yang jauh dari permukiman penduduk atau sebaiknya pemerintah membuka tempat khusus dengan menggunakan lahan atau pulau di setiap propinsi guna menampung orang kebutuhan khusus, sekaligus tempat perjudian, serta Bar yang menyajikan segala jenis minuman keras, mungkin hal ini dapat meningkatkan PAD Pemerintah Pusat dan Provinsi serta Kabupaten/Kota. Mungkin ada aturan siapa saja yang boleh datang dan berada ditempat itu, kapan dan batasan umur (dengan peringatan: Lansia dilarang masuk, dapat terkena serangan jantung, cepat-cepat bertobat sebalum ajal menjemput, awas bahaya penyakit kelamin, ingat istri dan anak anda menunggu dirumah, renungkanlah sebelum melangkah dll…)
Kadang aku tidak setuju…! melihat…! Tidak seperti sekarang, apa karena tidak jelas peraturan dan penegakannya atau pelaksananya yang tidak mampu mengaplikasikan peraturan, atau juga sosialisasi yang kurang, sehingga masih terjadi saling kejar antara aparat dan PSK dan tamunya (nota bene kelas teri yang dijual eceran) banyak juga yang liar yang mangkal di pinggir jalan (pemandangan tang kurang bagus), dan bagimana dengan yang kelas tinggi mungkin di lingkungan elit yang didatangi para elit? Terjangkaukah tangan-tangan hukum untuk menggapainya? Yang tersamar dan yang terang-terangan….Ah…rumit sekali… (mungkin Aparat juga manusia yang punya rasa dan punya hati, jika boleh milih mereka lebih senang kerja di tempat lain) dengan pelaksanaan penertiban yang mendadak sampai-sampai ada yang meninggal terjebur sungai karena takut ditangkap petugas ketertiban… dari pada selalu menertibkan dan saling kejar, banyak mengeluarkan biaya dan tenaga dan banyak pula korbannya, apakah tidak sebaiknya didirikan Lembaga atau yayasan yang berusaha bidang kenikmatan…yang dikelola secara professional…termasuk pengawasannya.
Kadang aku bingung….
Mengapa ada Prostitusi….?
Mengapa Pemerintah melarang prostitusi? Kok tidak dilegalkan saja akan lebih mudah pengawasannya dalam bentuk Lembaga yang sah menurut undang-undang? Juga terlokalisir penyebaran penyakit dengan pengawasan dari departemen kesehatan…
Mengapa agama juga melarang…? Dan kita tahu prostitusi atau perzinahan masih tumbuh subur…? Apa Allah juga menciptakan hamba-hambanya yang harus terpuruk di lembah hitam… apa memang harus ada penghuni NERAKA dan penghuni SURGA?
Mengapa digropyok…? Jika esok hari masih terjadi transaksi esek-esek di tempat yang sama…?
Mengapa nggak bosan-bosan…? TV dan Koran tetap memberitakan…pemburu berita dan pengejar PSK sama-sama … – Wanita dan prostitusi menjadi obyek penulisan oleh Penulis buku?
Stop…Setop…Stop…! Terlalu banyak pertanyaan…tidur…tidur…tidur… diteruskan dan disambung kapan-kapan…! Nggak ada habisnya…! Jangan berkhayal terus…ayo pulang hampir subuh…
Ok!… sobat…! Bagaimana menurut anda? Tulis di sini ya!…

Add comment Januari 20, 2009

Previous Posts


 

Februari 2010
S S R K J S M
« Jan    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728

Arsip

Blogroll

Tulisan Terakhir

Halaman

Tag